(Belajar) Bencana di Sekolah

Di lapangan sudah banyak anak-anak yang berkumpul. Sebagian anak terlihat bingung, namun sebagian sepertinya sudah memahami apa yang telah terjadi tadi. Ya, seorang petugas pemadam kebakaran telah berdiri dengan mantap dan mengumumkan bahwa apa yang terjadi tadi adalah sebuah simulasi bencana.

Simulasi bencana merupakan rangkaian kegiatan pendidikan bencana yang dilaksanakan oleh SD Nizamia Andalusia pada 8 November 2012 lalu. Tidak hanya kegiatan simulasi evakuasi, melainkan pula penjelasan oleh Petugas Dinas Kebakaran DKI Jakarta mengenai kesiapsiagaan bencana.

Menurut Bapak Dwi R. Swadarma, petugas Dinas Kebakaran DKI Jakarta, hal yang paling utama dalam menghadapi kebakaran adalah bersikap tenang. Ketika terdengar bunyi alarm/sirene, guru harus dengan sigap mengajak anak-anak untuk berbaris dan mengikuti jalur evakuasi untuk menuju zona aman. Kecepatan bergerak, namun tetap tenang adalah penting dalam memastikan keselamatan seluruh anak.

Anak-anak juga belajar bagaimana bertindak ketika terjadi kebakaran, seperti memadamkan api dengan cara manual ataupun dengan menggunakan APAR. Kegiatan simulasi bencana ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh sekolah setiap enam bulan sekali. Hal ini juga merupakan manifestasi dari perhatian sekolah terhadap isu keamanan dan keselamatan anak dalam sekolah.

( Pak Syaiful and Bu Herlie, Grade II and Grade III teachers)

click here to watch video