Logo Nizamia Andalusia School

Membuka Potensi Kelas: dari Rencana Pembelajaran hingga Keterampilan Hidup


Widianto Pratama, S.T. 12 dilihat

Jakarta, November 2025 - Pada Sabtu, 1 November 2025, Auditorium Nizamia Andalusia Primary School terasa begitu hidup ketika lebih dari 100 guru dari semua jenjang berkumpul untuk mencari cara mengajar yang lebih bermakna dan efektif. Lokakarya bertajuk "Unlocking Classroom Potential: From Lesson Plans to Life Skills" ini menjadi langkah penting dalam komitmen Nizamia Andalusia School menumbuhkan budaya literasi yang hidup di setiap kelas. Fokusnya melampaui baca-tulis, menekankan literasi sebagai fondasi berpikir kritis, kreatif, dan kontekstual di semua mata pelajaran.

Ibu Galih Sulistyaningra, Literacy Advocate dan CEO Smartick Indonesia, tampil sebagai pembicara utama. Ia mengajak peserta memandang literasi sebagai jembatan antara pengetahuan dan penerapannya di kehidupan nyata, dengan menegaskan bahwa siswa perlu memiliki kemampuan untuk menganalisis, memahami, dan menggunakan informasi secara efektif.

Lewat pendekatannya yang interaktif dan praktis, Ibu Galih menekankan pentingnya literasi numerasi di seluruh kurikulum. Bila dipadukan secara bermakna, literasi dan numerasi membekali siswa untuk menyelesaikan masalah secara logis, berpikir reflektif, dan menjalani pembelajaran dengan cara yang lebih analitis.

Para guru aktif membagikan pengalaman kelas dan praktik terbaik mereka, menegaskan satu gagasan utama: literasi adalah jalan menuju pembelajaran yang relevan dan menyiapkan siswa untuk hidup. "Sekarang saya melihat bahwa setiap rencana pembelajaran adalah kesempatan untuk mengajarkan keterampilan hidup, bukan sekadar materi pelajaran", ujar Bapak Ahmad, Koordinator Kelas 6 Nizamia Andalusia Primary School (NAPS). Lokakarya ini menuntun para pendidik untuk menanamkan literasi dan numerasi dalam rencana pembelajaran harian, memastikan setiap aktivitas menjadi kesempatan untuk menumbuhkan nilai, membangun karakter, dan menyiapkan siswa menghadapi hidup dengan ketangguhan serta kebijaksanaan.

Menjelang akhir sesi, para guru menyampaikan semangat dan tujuan yang baru. Banyak yang menyebut bahwa memadukan literasi dan numerasi di semua mata pelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman akademik siswa tetapi juga menyiapkan mereka menghadapi tantangan kehidupan nyata, menumbuhkan ketangguhan, berpikir kritis, dan pengambilan keputusan yang beretika.

Acara ini menegaskan komitmen berkelanjutan Nizamia Andalusia School untuk mengembangkan pendidik yang reflektif, inovatif, dan kolaboratif — guru yang terus bertumbuh agar siswanya dapat bermimpi besar, berpikir kritis, dan berkembang di abad ke-21.

 

Sumber:

  • Ahmad Qoirudin, S.Pd., Koordinator Kelas 6 NAPS
  • Galih Sulistyaningra, Literacy Advocate dan CEO Smartick Indonesia

Penulis:

  • Diajeng Manipuspaka Azzahra, S.I.Kom.
  • Siti Cholilah, S.Pd.I.

Editor: Eno Pratiwi, S.E., M.Pd.

 

Playgroup TK SD SMP SMA